Pengalamatan jaringan TCP/IP



  • Alamat memiliki bentuk. Ada pola.
1.    nomor telepon: [kode negara]-[area]-[nomor pesawat]
2.    Alamat rumah: [nama jalan] [nomor] [kota]
  • Ada hubungan antara nama dan alamat (siapa, dimana) dan disimpan dalam suatu sistem, buku alamat.
  • Format alamat 32 bit (4 oktet; oktet adalah sistem bilangan 8 biner).
  • Contoh: 1F.A3.4B.27 (Hexadesimal) = 31.163.75.39 (desimal)
  • Minimal: 00.00.00.00
  • Maksimal: 255.255.255.255
  • Kepemilikan alamat IP dicatat oleh Network Information Center (NIC)
  • Alamat TCP/IP terdiri atas bagian NETWORK dan bagian HOST
  • Bagian network mencakup alamat jaringan (biasa disebut sebagai NETWORK) dan netmask.
  • Netmask merupakan penyaring (masker) yang menunjukkan bagian NETWORK dari sebuah alamat.
Contoh 1:
Sejumlah komputer terhubung dalam satu jaringan dengan ketentuan sbb:
  • network: 10.2.3.0
  • netmask: 255.255.255.0
  • broadcast: 10.2.3.255
  • host: 10.2.3.1 s/d 10.2.3.254
Dengan demikian, dalam jaringan tersebut maksimum dapat menampung 254 host.
Dalam pelatihan ini, tidak dijelaskan secara rinci tentang perhitungan biner dan mask. Peserta dianggap cukup mengerti bahwa “255″ berarti keseluruhan oktet digunakan sebagai alamat jaringan. Contoh kedua untuk menyatakan bahwa adanya penjelasan yang lebih tepat apabila peserta telah memahami perhitungan biner.
Contoh 2:
Sejumlah komputer terhubung dalam satu jaringan dengan ketentuan sbb:
  • network: 167.205.23.16
  • netmask: 255.255.255.240
  • broadcast: 167.205.23.31
  • host: 167.205.23.17 s/d 167.205.23.30
Dengan demikian, dalam jaringan tersebut maksimum dapat menampung 14 host.
Pembagian alamat jenis class berdasarkan oktet pertama, yaitu:
1.    0 s/d 127 (WAN?)
2.    128 s/d 181 (MAN?)
3.    192 s/d 223 (LAN?)
4.    224 s/d 239 (Multicast)
5.    Experimental/extended : 240 s/d 255
Alamat khusus
  • Identifikasi jaringan
  • Alamat broadcast
  • Loopback (127.0.0.1): alamat yang menyatakan diri sendiri (”aku”).
  • Private Network: alamat-alamat tertentu yang boleh digunakan secara bebas, tetapi tidak ada di internet.
Contoh:
Kelas
A
B
C
D
E
Jaringan
5.0.0.0
167.205.0.0
192.168.2.0
224.0.0.9
241.23.5.2
Netmask
255.0.0.0
255.255.0.0
255.255.255.0


Broadcast
5.255.255.255
167.205.255.255
192.168.2.255
224.0.0.9

Pengelompokan kelas tersebut tidak efisien, banyak alamat yang tidak digunakan dan sulit mengendalikan jaringan kelas tinggi. Dalam praktek sebuah jaringan kelas apa pun dibagi lagi ke dalam sub-jaringan yang lebih kecil.
Utilitas UNIX: ifconfig
myHost# ifconfig ec0
ec0: flags=807<UP,BROADCAST,DEBUG,ARP>
inet 192.168.2.5 netmask fffff00 broadcast 192.168.2.255
 
myHost# ifconfig lo0
lo0: flags=49<LOOPBACK,RUNNING>
inet 127.0.0.1 netmask ff000000
 
myHost# ifconfig -a
---tampilkan semua interface dan settingnya

ec0 dan lo0 adalah kode alat (device) yang menghubungkan komputer ke jaringan.
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di TULISKAN.com

0 komentar:

Posting Komentar